Ip address dibagi menjadi 2 bagian yaitu Network ID dan Host ID, Network ID yang akan menentukan alamat dalam jaringan (network address) sedangkan Host ID menentukan alamat dari peralatan jaringan yang sifatnya unik untuk membedakan antara satu perangkat dengan perangkat lainnya. analoginya Network ID merupakan alamat jalannya atau kode posnya, sedangkan Host ID merupakan nomor rumahnya.
IP address dibagi dalam beberapa kelas, yaitu :
| IP Kelas | Range (Nilai Oktat Pertama) |
| Kelas A | 1 – 126 (00000001-011111110) |
| Kelas B | 128-191 (10000000-10111111) |
| Kelas C | 192-223 (11000000-11011111) |
| Kelas D | 224-239(11100000-11101111) |
| Kelas E | 240-255(11110000-11111111) |
Kelas yang umum digunakan adalah kelas A sampai dengan kelas C.
Pada setiap kelas angka pertama dengan terakhir tidak dianjurkan digunakan karena sebagai valid host id, kelas A 0 dan 127, kelas B 128 dan 192, kelas C 191 dan 224.
- alamat Network ID dan host ID tidak boleh semuanya 0 atau 1 karena jika semuanya angka biner 1 : 255.255.255.255 maka alamat tersebut disebut floaded broadcast
- alamat network, digunakan dalam routing untuk menunjukan pengiriman paket, contohnya 10.0.0.0 , 172.16.0.0 dan 192.168.1.0
Untuk menghitung jumlah alamat host menggunakan rumus
2n – 2
Dimana n = jumlah bit terakhir dari kelas A dan dikurang 2 karena 2 bit tersebut digunakan untuk alamat loopback atau alamat network dan broadcast.
Leave a comment